Direktur Utama
Lahir di Jakarta tanggal 18 Desember 1978, diangkat sebagai Direktur Utama PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda) berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan tanggal 10 Desember 2025. Beliau bertanggung jawab menetapkan arah strategis Perseroan dan memastikan tercapainya seluruh sasaran dan tujuan Perseroan sesuai Visi dan Misi untuk periode 2025-2030.
Tulus memiliki banyak pengalaman baik di sektor Keuangan maupun di sektor Riil. Di sektor Keuangan, Tulus pernah berkarir di PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. dan PT Asuransi Tri Pakarta. Sedangkan untuk sektor Riil, Tulus pernah menjabat sebagai Deputy CEO Group di Bomba Grup, sebuah strategic holding company yang bergerak di pertambangan batubara, perkebunan sawit, logistik, pembangkit listrik hingga perdagangan. Selain itu, Tulus juga pernah menjadi Vice Managing Director di PT Indonesia Sport Venture yang bergerak di bidang manajemen olahraga dibawah naungan Mahaka Group. Selain secara struktural, Tulus juga pernah menjadi Committee Member di berbagai BUMN seperti PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk., Pupuk Kujang Cikampek, Pelindo Solusi Logistik dan Kimia Farma.
Tulus menyelesaikan pendidikan Manajemen dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, setelah itu melanjutkan Pendidikan ke jenjang Magister Management jurusan Managemen Strategi di Universitas Indonesia (UI), Jakarta.
Direktur
Adalah seorang profesional yang berpengalaman lebih dari 17 tahun di bidang bisnis konstruksi dan manajemen operasional. Beliau menyelesaikan pendidikan di Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2009 dan Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2018.
Karirnya dimulai dari BUMN Konstruksi PT. Waskita Karya (persero) Tbk selama 13 tahun dengan tour of duty yang lengkap; officer, site manager, project manager dan project risk management manager. Kemudian berkarir di multy national company PT. Cipta Bersama Indonesia sebagai general manager infrastructure selama 1,5 tahun lalu menjadi Direktur Operasional PT. Anindya Mitra Internasional (AMI) BUMD milik pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini diamanahi sebagai Direktur PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda) berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 10 Desember 2025.
Prestasinya di bidang infrastruktur diantaranya Tol Trans Jawa (PPTR dan BSTR), Double Track Kereta Api Manggarai, Simpang Susun Penjaringan dan KNI Bridge PIK Jakarta, dan Graving Dock Noahtu Lampung. Tahun 2013, terpilih sebagai peserta G to G Indonesia-China dalam bidang infrastruktur dan memenangkan The World Infrastructure Award kategori comprehensiveness transportation digital twin pada YII 2020 Kanada.